24 C
id

Pertanyakan Transparansi Pengalokasian Anggaran UKT, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo


 

KARAWANG | SUARANA - Ratusan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar aksi demonstrasi di Halaman Depan Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Jl. HS.Ronggo Waluyo, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Senin, (17/7/2023).


Aksi demonstrasi mahasiswa tersebut dilatarbelakangi delapan tuntutan, salah satunya mendesak pihak kampus untuk memberikan transparansi pengalokasian anggaran UKT dan IPI.


“Melihat infrastruktur kampus yang tidak kunjung diperbaiki namun UKT cukup mahal. Maka saya meminta pihak kampus untuk transparansi pengalokasian anggaran,” ujar Reynaldi Firmansyah Purba selaku Presiden Mahasiswa BEM Unsika.


Ia pun menegaskan, dengan diterima nya beraudiensi dengan pihak Rektorat, Reynaldi berharap rektor komitmen dengan surat pernyataan yang sudah di tandatanganinya agar persoalan yang disampaikan bisa secepatnya diselesaikan.


“Harapan saya sih, semoga rektor komitmen dengan surat pernyataan yang tadi beliau tanda tangani. semoga persoalan yang disampaikan, bisa diselesaikan oleh beliau,” lanjutnya.


Kendati demikian, pihaknya akan memberikan waktu kepada rektor Unsika dan meninjau perkembangan kedepan. Jika nanti aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa tak kunjung diselesaikan pihaknya akan menentukan sikap.


“Sementara ini kami tidak ada aksi lanjutan, kami akan memberikan waktu terlebih dahulu kepada rektor unsika, dan meninjau perkembangan kedepan. Jika nanti ada aspirasi yang tak kunjung diselesaikan, baru kami akan menentukan sikap,” pungkasnya.(red)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung