24 C
id

Polsek Krembangan Amankan Dua Terduga Pelaku Judi Online di Pasar Podomoro


SURABAYA | Suarana.com - Tanjung Perak - Polsek Krembangan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap dua pria terduga pelaku judi slot online (daring)
di Pasar Podomoro Jalan Dukuh Bulak Banteng Sekolahan Surabaya Senin (27/05/2024) pukul 19:30 Wib.

Para tersangka masing - masing  bernama JM bin S (29) warga Bulak Banteng  Surabaya dan Y bin M (30) warga Dukuh Bulak Banteng Surabaya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Krembangan Kompol Sudaryanto melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya IPTU Suroto menjelaskan, dalam penangkapan ini, Kepolisian turut mengamankan barang bukti 1 buah Handphone (Hp) merk Oppo A54 warna biru, 1 buah Handphone merk Oppo Reno 5F warna hijau.

Penangkapan terhadap kedua pelaku merupakan langkah tegas Polsek Krembangan dalam memberantas judi online yang kian meresahkan masyarakat.

Kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan masyarakat, kemudian ditindaklnjuti dengan melakukan penyelidikan hingga berhasil mangamankan terduga pelaku di Pasar Podomoro Jl. Dukuh Bulak Banteng Sekolahan Surabaya.

Pada saat dilakukan pemeriksaan tersangka JM mengakui perbuatannya telah melakukan aktivitas judi online melalui situs WDBOS link wdbosjp.lol menggunakan sarana Handphone (Hp).

Sementara Y mengaku melakukan kegiatan judi daring melalui situs GANAS33 link ganas33jp.lol," kata IPTU Suroto kepada awak media Kamis (06/06/2024).

Suroto menyebut, kedua tersangka hanya bisa pasrah saat dibawa petugas ke kantor Mapolsek Krembangan  Surabaya guna proses pemeriksaan lebih lanjut. 

Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 303 ayat (1) KUH Pidana Jo. Pasal 303 bis KUH Pidana Jo UU ITE pasal 27 ayat (2) no 11 tahun 2008 dan serta pasal 45 ayat (2) no 19 tahun 2016," tutup IPTU Suroto. 



(Ihwan)


Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung