DAERAH
PARTAI
TAPANULI
0
Ketua DPC PDI - Perjuangan Taput Nikson Nababan Tepis Isu Dinasti dan Gender di Pilkada Tapanuli Utara
TAPANULI UTARA | Suarana.com - Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) kabupaten Tapanuli Utara (Taput) provinsi Sumatera Utara (Sumut) angkat bicara terkait isu Dinasti dan Gender di Pilkada Taput.
Didaulat memberikan arahan dan sambutan saat konsolidasi partai PDIP tingkat pengurus tingkat kecamatan (PAC) di Kecamatan Pangaribuan dan Kecamatan Sipahutar, Rabu (21/08/2024), Nikson Nababan menyatakan niat istrinya, Satika Simamora maju di Pilkada Taput adalah demi keberlanjutan program pembangunan yang telah ia kerjakan selama 10 tahun memimpin Tapanuli Utara. Pembangunan masih akan terus berlanjut, dan itu akan dilanjutkan oleh Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat untuk berjuang demi memakmurkan rakyat.
"Mari bersama berjuang untuk Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat demi kemajuan masyarakat Taput," ujarnya.
Nikson pun sejenak bernostalgia selama 2 periode menjadi Bupati Taput dan menyampaikan program-program pembangunan yang telah dia kerjakan.
Pembangunan jalan Hotmix hingga ke dusun-dusun, berobat gratis di Puskesmas. Bantuan Alsintan kepada petani, pembukaan jalan dan jalan usaha tani (JUT), pengolahan lahan gratis menggunakan traktor dan program pembangunan yang lain dipaparkan secara gamblang.
"Program pembangunan yang belum sepenuhnya direalisasikan akan dilanjutkan oleh Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat. Itulah keberlanjutan," kata Nikson.
Nikson kemudian menyinggung isu Gender (perempuan jadi pemimpin-red), yang sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk menjegal langkah Satika Simamora bertarung di Pilkada Taput.
Menurutnya, seorang perempuan jadi Bupati, mestinya jangan dikaitkan dengan adat-istiadat, sebagaimana lazimnya kaum bapak yang menjadi ketua adat. "Bupati itu pemimpin pemerintahan, pemimpin administrasi. Bukan pemimpin adat. Jadi harus dibedakan," sebutnya.
Lalu soal isu dinasti yang juga sering dihembuskan oleh segelintir orang. Nikson berpendapat tidak tepat dilekatkan dengan pencalonan Satika Simamora. Karena menurutnya, pengertian dinasti yang sebenarnya adalah ketika seseorang sedang menduduki suatu jabatan atau kekuasaan. Kemudian menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan keluarganya, kelanggengan kekuasaannya.
"Nah, saya sudah pensiun jadi bupati sejak bulan April lalu. Selama saya menjabat pun, tidak pernah menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan keluarga. Jadi isu dinasti yang dialamatkan ke kita tidak tepat. Harus kita luruskan," kata Nikson.
Dalam acara tersebut, tampak ratusan kader PAC PDIP termasuk pengurus ranting dan anak ranting di dua Kecamatan berbaur dengan ratusan relawan Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat.
Badan dan sayap PDIP, seperti Banteng Muda Indonesia (BMI), Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dan Taruna Merah Putih juga turut meramaikan agenda tersebut.
"Hu Haholongi Do Ho Satika Simamora, Berkarya Berkelanjutan, Dang Acci Ceng Berbuat Baik," pekik para hadirin sembari menyatakan siap bergerak mendukung Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat maju di Pilkada Taput.
- Bobluis
Via
DAERAH